Tips Sukses Interview untuk Si Introvert


Jika Anda adalah seorang introvert, melewati wawancara kerja mungkin menjadi suatu hal yang sangat menakutkan. Anda akan berada di tempat yang asing, serta menghabiskan waktu dan berbicara dengan orang-orang yang tidak Anda kenal. Yang lebih menegangkan lagi, mereka semua akan memberikan penilaian kepada Anda.

Tapi tenang dulu, Anda bisa mengusir kekhawatiran ini serta tetap bersinar dalam wawancara kerja yang Anda jalani. Berikut saya paparkan tips yang dapat membantu para introvert melalui wawancara kerja dengan mulus, hingga mendapatkan pekerjaan yang diinginkan:

Bayangkan Anda sedang berbicara dengan teman lama

Jika Anda berhasil memposisikan diri seperti sedang berbicara dengan orang yang dikenal, Anda pasti lebih mudah dan lancar menjawab pertanyaan. Mulailah wawancara dengan membicarakan hal-hal yang dapat membangun impresi awal yang baik, lalu coba perlakukan si pewawancara seperti teman Anda sendiri. Namun ingat, jangan sampai terlalu santai dan malah terkesan tidak profesional, ya.

Cari tahu lebih dalam tentang pewawancara

Bagi para introvert, berbincang-bincang dengan orang yang tidak dikenal adalah hal yang menegangkan. Jadi, lebih baik selidiki dulu profil si pewawancara secara online, misalnya melalui LinkedIn atau Facebook. Melalui media sosial tersebut, Anda dapat mengetahui karakter dan ketertarikan mereka. Jika ternyata Anda dan pewawancara memiliki hobi atau ketertarikan yang sama, Anda pasti akan merasa lebih nyaman.

Selain itu, Anda bisa mencoba melakukan pencarian nama pewawancara melalui Internet, menemukan informasi ataupun berita yang terkait dengan mereka. Meski bisa disamakan dengan stalking, tapi hal ini akan memberi Anda gambaran mengenai orang seperti apa yang akan mewawancarai Anda. Psst, ketika ingin merekrut Anda, biasanya pewawancara juga menyelidiki media sosial Anda, lho.

Perhatikan bahasa tubuh Anda

Ketidaknyamanan seorang introvert ketika berbicara dengan orang baru biasanya tampak pada bahasa tubuh mereka. Perasaan gugup dapat membuat mereka gagap saat berbicara, sehingga merusak kesan positif yang berusaha dibangun. Jika hal ini terjadi, tenangkanlah diri Anda, dan jangan khawatirkan apa yang akan pewawancara katakan.

Untuk mencegahnya, latih diri Anda dengan berbicara di hadapan teman-teman atau cermin. Biasakanlah menggunakan bahasa tubuh yang meyakinkan dan penuh kepercayaan diri, serta kendalikan tatapan mata Anda agar selalu tertuju pada lawan bicara.

Posisikan diri Anda sebagai pewawancara

Cari kisi-kisi interview perusahaan yang Anda tuju di sini, kumpulkan daftar pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan oleh pewawancara, lalu lakukanlah simulasi. Letakkan kamera atau smartphone di tempat di mana pewawancara duduk, kemudian rekam jawaban Anda. Dengan cara ini, Anda dapat menilai performa Anda dari perspektif pewawancara.

Dari hasil rekaman, catat jawaban mana yang meninggalkan kesan paling kuat, dan perhatikan pula bahasa tubuh Anda. Ulangi hal ini hingga beberapa kali untuk meminimalisir hal-hal yang kurang baik pada percobaan sebelumnya. Dengan begitu, saat proses wawancara yang sebenarnya, Anda akan lebih tenang dan lancar menjawab pertanyaan.

Ingat bahwa Anda dan pewawancara memiliki passion untuk perusahaan yang sama

Jika Anda melamar sebuah pekerjaan karena menyukai visi perusahaan dan ingin berkontribusi pada perkembangannya, ungkapkanlah dengan jujur dan antusias. Pewawancara pasti memiliki pandangan yang sama dengan Anda, kecuali bila mereka tidak begitu menyukai pekerjaannya.

Kapanpun Anda merasa gugup, fokuskan diri Anda pada hal-hal yang membuat Anda antusias dengan pekerjaan tersebut. Selain itu, ajukan pula pertanyaan pada pewawancara untuk menunjukkan rasa penasaran Anda terhadap perusahaan. Pada akhirnya, sebuah wawancara kerja yang baik tak akan terasa seperti sesi tanya jawab yang sifatnya satu arah, melainkan lebih seperti sebuah diskusi yang menarik.

Itu tadi tips wawancara kerja untuk para introvert. Apakah Anda seorang introvert? Ayo, bagi pengalaman dan tips wawancara kerja Anda pada kolom komentar.

Comments

Popular posts from this blog

Kuliah Sembari Kerja? Ini Jurus Rahasianya!